Friday 11 August 2017
0 komentar
Tips Memilih Exhaust Fan Untuk Usaha Anda

Anda pengusaha yangbergerak dalam bidang industri? Jika iya tentu pengelolaan limbah menjadi poin yang tak bisa dikesampingkan. Limbah memang menjadi momok tersendiri dalam usaha khususnya industri yang mayoritas berskala besar. Limbah terdiri dari tiga bentuk yakni limbag padat, cair dan gas. Jangan anda kira bahwa limbah hanya yang memiliki wujud dan dapat disentuh saj sebab saat ini banyak pula perusahaan yang meremehkan limbah gas. Disisi lain limbah gas merupakan satu dari kesekian sebab munculnya polusi dan mengakibatkan global warming.

Untuk meminimalisir limbah gas dan menjaga ruangan pabrik dari polusi udara maka dipergunakanlah exhaust fan. Exhaust fan juga digunakan untuk kebutuhan rumah tangga seperti pengelolaan asap di dapur.  Membeli exhaust fan juga tak boleh asal lo agar anda tidak dirugikan dari segi waktu, biaya dan manfaatnya dikemudian hari. ingin tahu bagaimana cara memilih exhaust fan yang cocok untuk usaha anda? Coba cek tips berikut ini:

1. Pilih exhaust fan sesuai kebutuhan
Pilihlah exhaust fan sesuai kebutuhan anda. Exhaust fan selain memiliki beberapa model juga dibedakan dari hunian yang akan memakainya. Exhaust fan dengan sirocco fan paling cocok digunakan untuk industri. Exhaust fan model ini memiliki sistem sentrifugal layaknya cara kerja baling – baling.  Tak hanya itu exhaust fan juga dilengkapi louver.  Louver memiliki fungsi untuk melindungi kipas dan oil cup yang tak sengaja menyedot minyak dan menempel begitu saja. Bagi anda yang ingin menggunakan exhaust fan untuk kebutuhan hunian bisa memilih yang modelnya propeler fan dengan konsumsi listrik sebesar 15 – 45 watt.


2. Perhatikan ukuran ruangan anda
Hal kedua yang perlu anda pikirkan dalam memilih exhaust fan ialah memperhatikan ruangan yang hendak anda letakkan exhaust fan. Exhaust fan juga memiliki beragam dimensi ukuran mulai dari 8 inchi, 10 inchi hingga 12 inchi. Untuk ukuran 8 inchi biasa dipergunakan untuk ruangan seluas 4 m2. Untuk ukuran yang lebih besar seperti 8 m2 menggunakan exhaust fan berdimensi 10 inci. Exhaust fan dengan ukuran 12 inchi umumnya dipergunakan untuk ruangan 12 m2.


3. Area pemasangan tak kalah penting
Jika anda telah memahami berapa ukuran exhaust fan yang anda butuhkan untuk ruangan yang akan dipasangkan alat ini maka selanjutnya ialah menentukan dimana sebaiknya exhaust fan dipasang. Exhaust fan memiliki beberapa model jika dilihat dari pemasangannya diantaranya ialah window mount, wall mount dan ceiling mouth. Untuk ceiling mount biasa digunakan untuk melepas udara dari ruangan. Beberapa merk tertentu bahkan memiliki lampu atau biasa dikenal dengan fitting lamp.
Ada juga jenis exhaust fan model ceiling moth yang disertai ventilating fan. Ventilating fan merupakan exhaust fan yang memiliki pipa penyalur udara sendiri sehingga udara dapat dikeluarkan menuju luar ruangan.  Jika anda memilih menggunakan wall mount maka bagian belakang dindingnya haru area terbuka. Bukan itu saja area terbuka ini berfungsi sebagai tempat pembuangan udara contohnya halaman rumah.
Exhaust fan yang terakhir yakni window mount yang dipasang di jendela kaca memerlukan ketebalan mulai dari 3 – 7 mm. Untuk ruangan yang luas jangan lupa untuk menyediakan akses keluar masuk udara pada ruangan tersebut.


4.Harus ada sekring pengaman
Exhaust fan yang hendak anda pilih haruslah memiliki sekring pengaman. Keamanan tentu saja poin utama selain manfaat dari suatu barang.  Ketika exhaust fan bekerja dalam waktu yang cukup lama dan mesin terasa panas maka sekring akan putus. Hal ini menghindari kerusakkan mesin di masa depan.

Komentar Anda (0)