Wednesday 06 September 2017
0 komentar
Menyimpan bahan Makanan di dalam Freezer Tidak bisa Seenaknya

Bagi orang yang tidak terlalu suka masak, atau setidaknya tidak punya waktu untuk memasak, freezer tidak akan terlalu berguna. Malah akan sering kosong. Namun bagi orang yang sangat suka memasak, bagian rak pembeku makanan di dalam kulkas itu akan menjadi ruang yang sangat berguna. Alasannya sederhana: orang yang suka memasak pasti akan selalu menumpuk bahan makanan di dalam kulkas. Nah, freezer takkan luput untuk digunakan orang semacam itu. Lalu apakah kamu sering berpikir bahwa menyimpan makanan di dalam freezer itu mudah? Sebagian besar orang akan menjawab “ya” untuk pertanyaan semacam itu, tidak terkecuali saya. Apa susahnya menyimpan makanan di dalam freezer? Tetapi menyimpan bahan makanan di dalam freezer tidak semudah kelihatannya, sebab ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Singkat cerita, kita harus selalu memperhatikan beberapa hal berikut ini sebelum menyimpan bahan makanan di dalam freezer. 


1. Seberapa lama sebuah bahan makanan bisa disimpan
Tidak semua jenis bahan makanan bisa disimpan dalam waktu lama di dalam freezer. Makanan beku jelas aman untuk disimpan dalam jangka waktu panjang (yang perlu diperhatikan hanyalah tanggal kadularsa makanan). Namun ada banyak jenis bahan makanan lain yang hanya bisa disimpan dalam jangka waktu tertentu, sebelum akhirnya mereka mulai membusuk dan berbahaya bila dimasak atau diolah. 

  • Bacon dan sosis (sosis ayam, kalkun, sapi, maupun babi) biasanya hanya sanggup bertahan selama 1 sampai 2 bulan di dalam freezer. Khusus untuk bacon hanya bisa bertahan selama satu bulan. 
  • Daging ayam dan kalkun segar utuh akan bertahan selama satu tahun di dalam freezer, sementara daging ayam dan kalkun segar potongan maksimum bertahan selama 9 bulan. 
  • Nugget ayam bisa bertahan maksimum satu sampai tiga bulan di dalam freezer. 
  • Berbagai jenis sayuran mentah bisa bertahan selama dua sampai tiga bulan di dalam freezer. 
  •  Daging steak bisa bertahan enam sampai 12 bulan. Daging cincang akan bertahan selama empat sampai enam bulan, sementara daging panggang bakal bertahan empat sampai 12 bulan di dalam freezer. 
  • Jenis makanan lain sepertli telur, ayam, ham, tuna, dan salad macaroni tidak bisa beku dengan sempurna di dalam freezer. Kecuali ayam segar utuh atau potongan, disarankan tidak menyimpan bahan makanan tersebut di dalam freezer. 
  •  Untuk freezer yang disetel pada suhu 90 derajat Fahrenheit, kamu bisa menyimpan daging yang sudah dimasak, dan pizza selama tiga sampai empat hari di dalamnya. 


2. Simpanlah bahan makanan dengan benar
Jauhkan daging mentah, unggas, maupun ikan dari jenis makanan lain ketika mereka disimpan di dalam freezer. Ini supaya mereka tidak mengotori bahan makanan lain. Kompartemen daging di bawah freezer akan sangat berguna. Namun bila kulkas kamu tidak memilikinya, pertimbangkan untuk menyimpan daging mentah di dalam kotak penyimpanan khusus sebelum dimasukkan ke dalam freezer. 


3. Pertimbangkan packaging sebelum masuk freezer
Perlu dipertimbangkan juga membungkus makanan menggunakan bahan tertentu sebelum dimasukkan ke dalam freezer, supaya sebuah bahan makanan tidak mencemari yang lainnya. Ada beberapa tipe pembungkus yang bagus untuk bahan makanan yang bakal disimpan di dalam freezer: 

  •  Bungkus yang terbuat dari plastik, kertas, maupun foil bagus untuk membungkus roti, daging cincang, atau potongan daging dan ikan. 
  •  Zip-top freezer bags bisa digunakan untuk membungkus bahan makanan apapun, dan baik untuk penggunaan jangka pendek serta untuk menyimpan lebih banyak ruang di dalam freezer. 
  • Tupperware adalah pilihan bijak, meski harganya agak mahal. 
  • Panci aluminium dengan tutupnya. 
  •  Mangkuk, botol kaca, atau panci kecil dengan tutupnya. Bagus untuk penyimpanan jangka panjang.
  • Vacuum sealers. Baik untuk membungkus daging mentah dalam porsi kecil. Selain itu tipe yang satu ini bisa memperpanjang kualitas bahan makanan. 
Komentar Anda (0)